Mengapa sertifikasi dengan sistem ISCC?
Dengan berkembangnya sektor industri pertanian,kehutanan, Perkebunan, proses produksi perusahaan memiliki dampak dan kerusakan lingkungan. untuk membuktikan bahwa dampak kerusakan tidak terjadi maka perusahaan perlu menerapkan standar ISCC (International Sustainability and Carbon Certification).
Sertifikasi sistem ISCC membantu produsen mengambil tanggung jawab dan mengurangi risiko bagi perusahaan untuk menciptakan proses yang merusak lingkungan. Sertifikasi adalah metode andal yang membantu pelanggan mengidentifikasi perusahaan mana yang menyediakan pasokan bahan mentah pertanian yang berkelanjutan.
Apa Itu ISCC (International Sustainability and Carbon Certification)?
ISCC merupakan sistem sertifikasi internasional yang dirancang untuk memastikan keberlanjutan dalam rantai pasok, terutama di sektor bioenergi dan produk berbasis biomassa. Sertifikasi ini mencakup aspek lingkungan, sosial, dan pengurangan emisi karbon. Diterapkan secara global, ISCC memungkinkan pelacakan dan verifikasi sumber daya terbarukan yang digunakan dalam produksi, termasuk emisi yang dihasilkan dalam prosesnya.
Sertifikasi ISCC International Sustainability and Carbon Certification mencakup pada berbagai input untuk bisnis pertanian, kehutaanan perkebunan, termasuk on-site audit (perkebunan) yang memungkinkan diakui di pasar sebagai pemasok terverifikasi ISCC.
Sertifikasi ISCC sesuai dengan kriteria sertifikasi yang ditetapkan oleh skema sustainability ISCC PLUS, ISCC EU dan ISCC Japan Fit.
- ISCC EU mencakup bahan masukan seperti semua jenis bahan baku pertanian dan kehutanan, limbah, dan residu, biogas, dan alga.
- ISCC PLUS mencakup semua jenis bahan baku pertanian dan kehutanan, limbah pertanian, dan residu pemrosesan.
- ISCC Japan FIT (Feed in Tariff) adalah sistem insentif dari pemerintah Jepang terhadap produksi listrik dan penghangat yang menggunakan renewable material seperti Cangkang (Palm Kernel Shell) dan Batang Sawit (Palm Trunks)
Peran ISCC dalam Pengurangan Emisi GRK
ISCC menetapkan pendekatan berbasis Life Cycle Assessment (LCA) untuk menghitung emisi GRK sepanjang siklus hidup produk, mulai dari produksi bahan baku hingga pemanfaatan akhir. Perhitungan ini mencakup:
- Emisi dari kegiatan pertanian dan transportasi bahan baku
- Emisi dari proses produksi dan distribusi
- Penghematan emisi dari pemanfaatan energi terbarukan
Dengan pendekatan ini, perusahaan dapat menunjukkan secara kuantitatif dampak positif yang mereka hasilkan terhadap pengurangan emisi karbon.
Manfaat Saat mensertifikasi sistem ISCC :
- Mempromosikan pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK / GHG).
- Menjamin penggunaan lahan yang berkelanjutan;
- Meyakinkan mitra dan pelanggan bahwa perusahaan Anda memproduksi dan menjual produk yang berkelanjutan.
- Mempromosikan perlindungan biosfer
- Menjamin keberlanjutan sosial.
Untuk menerapkan ISCC Mengacu ke Dokumen ISCC
Dokumen sistem ISCC adalah pedoman dan instruksi untuk sertifikasi serta persyaratannya. Peraturan ini mendefinisikan kewajiban dan tanggung jawab yang harus dipatuhi oleh perusahaan dan lembaga sertifikasi, dan menguraikan berbagai jenis sertifikasi yang dapat diajukan. Dokumen sistem dan panduan ISCC, serta dokumen prosedur audit dan pembaruan sistem ISCC dapat disediakan MK Academy dan ISCC
Untuk memahami ISCC lebih detil harus mempelajari persyaratan ISCC , yang mengacu ke stándar ISCC .
Agar lebih paham lebih rinci dapat mengkontak Konsultan ISCC di MK Academy, www.mkacademy, nomor kontak 081315178523
Thomas Hidayat K
Konsultan & Trainer
Multi Kompetensi Academy
Kontak 081395751279