Kaitan ISO 9001 dengan HACCP

iso 9001 dan haccp

Kaitan ISO 9001 dengan HACCP

ISO 9001 berfokus pada keinginan dan harapan konsumen. Salah satu harapan konsumen adalah mendapatkan produk pangan (maksimum dan minimum) yang aman. Pada masa sebelumnya yaitu ISO 9001 sebagai sistem manajemen mutu dianggap telah umum, sehingga muncul sistem tersendiri berkaitan dengan keamanan pangan, seperti HACCP.

ISO 9001-2000 untuk produk pangan (ISO 15161) memungkinkan perusahaan untuk mengintegrasikan antara sistem manajemen mutu dengan penerapan sistem keamanan pangan. Syarat-syarat HACCP dapat diintegrasikan dalam ISO 9001.

Penerapan gabungan HACCP ke ISO 9001 akan dapat menghasilkan sistem keamanan pangan yang jauh lebih efektif dan efisien dibandingkan penerapan ISO 9001 dan HACCP secara sendiri-sendiri. Seperti contohnya, penerapan HACCP untuk identifikasi resiko dan pengendalian bahaya, sesuai dengan perencanaan mutu dan tindakan pencegahan yang di persyaratkan dalam ISO 9001. Prosedur-prosedur untuk HACCP dapat dengan mudah di dokumentasi bersama sistem mutu.

Untuk lebih memahami kaitan antara ISO 9001 dengan HACCP, akan dijelaskan secara singkat pada bagian ini. Lima tahap dan tujuh prinsip HACCP adalah:

a. Lima Tahap HACCP

  1. Menyusun Tim HACCP
  2. Mendeskripsikan produk
  3. Mengidentifikasikan penggunaan produk
  4. Membuat diagram alir
  5. verifikasi diagram alir di tempat

b. Tujuh Prinsip HACCP

  1. Membuat daftar semua bahaya potensial. Lakukan analisis bahaya dan tentukan tindakan pencegahan.
  2. Menentukan CCPs (Critical Control Points) atau titik-titik kritis untuk pengendalian
  3. Menetapkan batas kritis untuk tiap CCP
  4. menetapkan sistem pemantauan untuk tiap CCP
  5. menetapkan jenis tindakan koreksi untuk penyimpangan yang mungkin terjadi
  6. Menetapkan prosedur verifikasi
  7. Membuat penyimpanan catatan dan dokumentasi

Menurut Codex Alimentarius 

  • Penerapan HACCP selaras dengan penerapan sistem manajemen mutu, seperti seri ISO 9000, dan dapat menjadi pilihan manajemen keamanan pangan untuk menggabungkannya.
  • Prioritas penerapan HACCP yaitu pada berbagai bidang dalam rantai produksi pangan. Sektor-sektor tersebut harus mengikuti prinsip-prinsip umum Codex untuk hygiene pangan.

GHP (Good Hygiene Practice), GMP (Good Manufacturing Practices), dan GLP (Good Laboratory Practice) banyak menggunakan prosedur-prosedur dan dapat menjadi dasar untuk sistem ISO 9001 dan HACCP.

Sumber: Buku Sistem Jaminan Mutu Industri Pangan

Tinggalkan komentar

Open chat
1
Hai, ada yang bisa kami bantu?