cara memotivasi karyawan

Cara Memotivasi Karyawan Perkebunan

cara memotivasi karyawan

Cara Memotivasi Karyawan Perkebunan – Karyawan merupakan SDM (Sumber Daya Manusia) dan aset perusahaan yang terpenting yang perlu dijaga, dikembangkan, dan dikelola dengan baik.

Karyawan kebun pada umumnya dapat dibagi atas empat golongan, yaitu karyawan harian tetap sering disebut SKU, karyawan harian lepas sering disebut BHL, kemudian pegawai bulanan disingkat PB, dan terakhir kelompok staf yang merupakan kepala bagian atas.

Kebosanan barangkali merupakan sesuatu yang nyaris luput dari perhatian manajemen kebun. Secara penampilan dan penampakan luar, karyawan kebun yang bosan akan terlihat baik-baik saja. Akibatnya, manajemen pun tak menyadari bahwa “diam-diam” produktivitas mereka menurun dan mereka tak lagi menyelesaikan pekerjaannya sebaik biasanya. Jika hal ini tidak mendapat perhatian manajemen dengan sungguh-sungguh, produktivitas karyawan terus menurun. Selanjutnya, manajemen akan mulau menyadari ketika segalanya telah jadi tampak salah dan buruk.

Salah satu cara untuk mengatasi karyawan yang dilanda kebosanan adalah dengan memberikan motivasi kerja kepada mereka. Motivasi kerja pada karyawan perkebunan dapat berbentuk macam-macam, dibawah ini diuraikan beberapa cara memotivasi karyawan kebun antara lain:

A. Cara Memotivasi Karyawan Perkebunan dengan cara Pemberian penghargaan

untuk karyawan atau kelompok kerja yang mencapai target atau sasaran (anggaran) yang ditentukan atau yang telah mempunyai prestasi kerja baik (misalnya permanen yang paling tinggi produktivitasnya) diberi penghargaan.

B. Insentif atau motivasi yang bersifat material

Insentif atau motivasi yang bersifat material adalah segala daya perangsang yang memupuk loyaitas dan efisiensi karyawan ke dalam perusahaan, yang terpenting di antaranya upah karyawan.

C. Pemberian fasilitas-fasilitas kepada karyawan

Pemberian fasilitas kerja untuk karyawan misalnya sepeda motor, HT, pakaian seragam untuk staf dan pegawai dapat memotivasi karyawan untuk bekerja lebih baik.

D. Promosi yang objektif

Promosi atau kenaikan pangkat adalah sesuatu yang pada umumnya di idam-idamkan oleh masing-masing karyawan sebab dengan demikian ia memiliki hak-hak dan kekuasaan yang lebih besar dari sebelumnya, dan berarti menaikkan penghasilannya.

E. Penempatan yang tepat

Penempatan yang tepat dari seorang karyawan adalah salah satu hal yang dapat menaikkan efisiensi karyawan dan menimbulkan kepuasan dalam melaksanakan tugasnya (misalnya karyawan yang mempunyai latar belakang mesin, sangat sesuai ditempatkan pada bagian bengkel). Karyawan yang memangku jabatan tidak tepat, sering merasa bosan dalam melaksanakan tugasnya.

F. Pelatihan dan pendidikan

Pelatihan dan pendidikan diartikan sebagai kegiatan perusahaan yang didesain untuk memperbaiki atau meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap karyawan sesuai dengan kebutuhan perusahaan sehingga karyawan yang bersangkutan lebih maju dalam melaksanakan tugas-tugas tertentu. Pelatihan lebih bersifat praktis, sedang pendidikan lebih bersifat teoritis.

G. Training

Salah satu tanda akan adanya kebosanan ialah bila sesorang mengenal pekerjaannya terlalu baik atau mengerti semua tombol yang harus di pencet.

Dengan adanya training karyawan merasa dirinya masih bermanfaat dan dibutuhkan.

H. Kondisi-kondisi pekerjaan yang menyenangkan

Peralatan yang baik, ruangan kerja yang nyaman, perlindungan-perlindungan terhadap marabahaya, ventilasi yang baik, penerangan cukup dan kebersihan bukan saja dapat menambah kegairahan bekerja, tetapi akan menaikkan efisiensi.

I. Sikap dan contoh pimpinan terhadap bawahannya

Karyawan harus mempunyai kepercayaan terhadap atasannya. Sikap pimpinan/staf akan menambah gairah kerja pegawai. Bila pimpinan itu menaruh pengertian, simpati, mempunyai sifat kejujuran, dan tidak mementingkan diri sendiri, setiap atasan/staf harus memiliki sifat integritas, yakni yang membuat orang lain termasuk bawahannya percaya kepadanya.

J. Persaingan

Memakai persaingan untuk memotivasi karyawan. Setiap perkebunan tentunya bersaing dengan perusahaan perkebunan lain dalam mencapai sukses/target bisnis. Persaingan ini dapat dipakai sebagai alat untuk memotivasi karyawan untuk menjadi lebih baik atau mencapai lebih banyak daripada kompetitor.

K. Pekerjaan yang terjamin

Perkerjaan yang terjamin bagi karyawan perusahaan haruslah tetat di pertahankan. Karyawan akan menunjukkan loyalitas yang kecil, bila ia merasa jabatannya hanya sementara saja. Kebiasaan memecat dan mencari tenaga kerja baru adalah suatu tindakan yang tidak disenangi oleh karyawan perusahaan. Tindakan seperti itu memberikan bayangan ancaman terhadap jaminan kehidupan karyawan.

Dengan adanya motivasi akan mendorong karyawan kebun untuk bekerja dengan segenap daya dan upaya untuk mencapai tujuan perusahaan.

Sumber : Buku Cara Cerdas Mengelola Perkebunan Kelapa Sawit

Oleh : Maruli Pardamean, Qid, CRMP

Tinggalkan komentar

Open chat
1
Hai, ada yang bisa kami bantu?